“IMUNISASI POLIO”
Product social merupakan Perubahan
gagasan atau perilaku yang sifatnya merugikan masyarakat kepada gagasan atau
perilaku baru yang lebih baik adalah tujuan dari pemasaran sosial.Gagasan dan
perilaku adalah produk yang dipasarkan.
Produk Sosial terdapat 3 tipe :
1.
Social Idea
Tipe produk social pertama adalah
Gagasan Sosial berupa suatu kepercayaan (belief), sikap (attitude), atau nilai
(value).
2.
Social Practice
Tipe produk social kedua adalah
Praktik Sosial berupa peristiwa yang terjadi akibat aksi perorangan, seperti
yang ditunjukkan pada vaksinasi atau keikutsertaan (partisipasi politik) dalam
pemilihan umum. Juga bisa berupa pola perilaku yang sukar dirubah.
3.
Social Difference
Tipe produk social ketiga adalah
suatu tujuan perubahan social yang melibatkan produk kasat mata (tangible
product) Produk tangible menunjuk pada produk fisik yang menyertai suatu
kampanye social. Seperti pilkontrasepsi atau kondom yaitu alat-alat yang
berguna dalam menyempurnakan praktik social, dalam konteks praktik keluarga
berencana.
Pekan Imunisasi
Nasional (PIN) adalah merupakan salah satu product social dimana
setiap balita
termasuk bayi
baru lahir yang bertempat tinggal di Indonesia
diimunisasi
dengan vaksin
polio,
tanpa mempertimbangkan status imunisasi sebelumnya. Pemberian imunisasi
dilakukan 2 kali masing-masing 2 tetes dengan selang waktu satu bulan.
Pemberian imunisasi polio secara serentak terhadap semua sasaran akan
mempercepat pemutusan siklus kehidupan virus
polio liar.dan kecerdasan bayi.
Secara singkat Poliomielitis
atau polio, adalah penyakit yang dapat menyebabkan paralis
atau lumpuh yang disebabkan oleh virus yang bernama poliovirus (PV). Virus ini
masuk kedalam tubuh
melalui mulut yang akan langsung menuju usus untuk menempel yang dalam
waktu singkat akan mengifeksi, kemudian akan memasuki aliran darah yang pada
akhirnya akan mengalir menuju system saraf pusat kemudian akan menyebabkan pelemahan
otot dan tidak jarang akan meninmbulkan kelumpuhan. Vaksin polio merupakan
bagian dari imunisasi rutin pada masa kanak-kanak.
Terdapat 2 jenis vaksin polio:
- Vaksin Salk, merupakan vaksin virus polio yang tidak aktif
- Vaksin Sabin, merupakan vaksin virus polio hidup.
Seorang anak sedang menerima cairan
Imunisasi Polio yang dilakukan secara oral yan memberikan kekebalan yang lebih
baik (sampai lebih dari 90%) dan yang lebih disukai adalah vaksin Sabin per-oral
(melalui mulut). Tetapi pada penderita gangguan sistem kekebalan, vaksin
polio hidup bisa menyebabkan polio. Karena itu vaksin ini tidak diberikan
kepada penderita gangguan sistem kekebalan atau orang yang berhubungan dekat
dengan penderita gangguan sistem kekebalan karean virus yang hidup dikeluarkan
melalui tinja. Dewasa yang belum pernah mendapatkan imunisasi polio dan hendak
mengadakan perjalanan ke daerah yang masih sering terjadi polio, sebaiknya
menjalani vaksinasi terlebih dahulu.
Sumber :
·
http://hiduptama.wordpress.com/2011/10/19/pekan-imunisasi-campak-polio-18-oktober-18-november-2011/
http://id.wikipedia.org/wiki/Pemasaran_sosial#Produk_Sosial_terdapat_3_tipe_

Tidak ada komentar:
Posting Komentar